Share Up To 110 % - 10% Affiliate Program

Laporan Budidaya Lebah madu

A.    Klasifikasi Lebah Madu
Lebah madu termasuk hewan serangga bersayap dan dimasukkan dalam klasifikasi sebagai berikut :
Division               : Arthropoda
Subdivision         : Medibulata
Classis                  : Insecta (Hexapoda)
Ordo                     : Nymenoptera
Genus                   : Apidae
Species                 : Apis indica, Apis mellifica, Apis Dorsata, dan Apis Trigoma.

B.    Jenis – jenis Lebah Madu
Jenis lebah madu yang banyak dikenal oleh masyarakat Indonesia ada 4 jenis, yaitu  Apis indica, Apis mellifica, Apis Dorsata, dan Apis Trigoma. Apis Indica umumnya dikenal sebagai lebah unduhan, lebah lalat, tawon laler ( Bahasa Jawa). Lebah gula, lebah sirup/ lebah kecil.
Trigoma biasa disebut klanceng. Keistimewaan lebah ini adalah tidak mempunyai sengat. Senjata untuk membela diri adalah zat perekat seperti lem yang lekat sekali.

C.    MAKANAN LEBAH MADU
Hampir semua tanaman yang berbunga merupakan sumber makanan lebah madu. Makanan lebah madu adalah nectar dan tepungsari yang terdapat pada bunga dan air. Beberapa jenis tanaman lebah madu di Indonesia.
  1. Bunga – bunga dan tanaman Hias
a)     Alamanda
b)     Anggrek
c)      Aster
d)     Beludru
e)     Begonia
  1. Tanaman buah – buahan.
a)     Alpokat
b)     Anggur
c)      Apel
d)     Blewah
e)     Delima
  1. Tanaman sayur – sayuran
a)     Bawang merah
b)     Kangkung
c)      Sawi
d)     Labu air  
e)     Ketimun

D.   HASIL LEBAH MADU
1.      MADU
Merupakan hasil utama dari usaha peternak lebah. Banyak sedikitnya hasil madu sangat tergantung pada jenis lebah yang dipelihara, banyak sedikitnya lebah dalam satu koloni, banyak sedikitnya bunga-bungaan yang merupakan makanan lebah madu.
2.     ROYAL JELLY
Royal jelly biasa disebut “susu ratu” merupakan makanan larva yang berumur kira-kira 1-2 hari, terutama larva calon ratu.
Harga Royal jelly di pasaran cukup tinggi, sebab Royal jelly memiliki khasiat istimewa disamping produksi Royal jelly cukup terbatas. Royal jelly dapat disimpan atau dicampur dengan madu, dengan perbandingan satu bagian Royal jelly dan Sembilan bagian madu. Kemudian masukkan kedalam botol dan disimpan di tempat yang sejuk dan kering.
3.     ZAT PEREKAT DAN RACUN LEBAH
Hasil lain dari beternak lebah adalah zat perekat dan racun lebah. Zat perekat dapat di peroleh dengan cara mencairkan lilin lebah dan memisahkan antara ampas lilin lebah dan zat perekatnya. Sedangkan racun lebah bisa di peroleh memalui sengatan lebah. Racun lebah ini biasanya untuk mengobati reumatik dan sakit pinggang.


E.    MADU DAN KHASIAT
  1. ZAT DALAM MADU
Dari analisis laboratorium diketahui bahwa madu mengandung air 15%, abu 1 %, sukrosa 8%, fruktosa 41%, glukosa 35%. Disamping itu madu juga mengandung vit A, vit B, vit B2, antibiotika dan berbagai enzim pencernakan. Enzim yang terdapat dalam madu adalah enzim diastase, invertase, katalase, peroksidase, dan lipase. Kualitas madu biasanya di tentekan oleh warna, aroma, dan keadaannya.
  1. KHASIAT MADU
·         Madu dapat di pakai sebagai tonikun bagi jantung.
·         Didalam madu terdapat antibiotika dan mempunyai potensi sebagai basa.
·         Larutan madu encer 15% dapat digunakan untuk berkumur bagi orang terkena radang.
·         Madu sangat baik sebagai menu bayi.
·         Madu dengan kadar gula dan levulosenya yang tinggi mudah diserap oleh usus bersama zat organic lain.


F.    KESIMPULAN
Dari penelitian ini kami peroleh gambaran secara umum bahwa budidaya lebah madu adalah pekerjaan yang mayoritas menjadi pekerjaan tetap, oleh masyarakat yang membudidayakannya. Untuk bididaya lebah madu diperlukan waktu yang cukup lama dan pemasaran madu tidak begitu sulit. Masyarakat yang pekerjaannya membudidayakan lebah madu keadaan ekonominya cukup sehingga dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Bahkan sebagian lagi ada yang lebih dari cukup.

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.